Monday, August 21, 2006

PRAMBORS: KRIBOLOGY QUIZ

Prambors kembali bikin kuis seru berhadiah besar untuk kawula muda di 8 kota, yaitu Prambors Jakarta 102.2 FM, Bandung 98.4 FM, Medan 97.5 FM, Surabaya 89.3 FM, Solo 99.2 FM, Makassar 105.1 FM, Yogyakarta 95.8 FM, dan Semarang 102 FM. Voucher makan di McDonald’s serta mobil dan motor modifikasi menanti kawula muda yang beruntung!

Dengerin terus radio Prambors, karena setiap harinya ada 6 sesi Kribology Quiz yang siap bagi-bagi hadiah untuk kawula muda. Begitu penyiar Prambors kasih tanda khusus, langsung kirim SMS ke Prambors! Tiap sesinya bakal ada 1 pemenang dari tiap kota yang beruntung mendapatkan hadiah voucher makan di McDonald’s sebesar Rp 100.000,-

Setelah mengirimkan SMS, kawula muda bakal dapet SMS balesan dari Prambors berupa sebuah kata yang mesti kawula muda isi di gameboard. Gameboard untuk kuis ini bisa kawula muda dapatkan di McDonald’s dan www.pramborsfm.

com. Ada 60 kata yang harus kawula muda dapatkan, jadi jangan sampe nggak kirim SMS! Di akhir kuis, kawula muda yang beruntung bakal dapet hadiah utama berupa mobil dan motor modifikasi spesial Prambors!

Format SMS-nya gimana?
Jakarta = PRAMBORS1 (spasi) KRIBOLOGY
Semarang = PRAMBORS2 (spasi) KRIBOLOGY
Yogya = PRAMBORS3 (spasi) KRIBOLOGY
Makassar = PRAMBORS4 (spasi) KRIBOLOGY
Solo = PRAMBORS5 (spasi) KRIBOLOGY
Medan = PRAMBORS6 (spasi) KRIBOLOGY
Bandung = PRAMBORS7 (spasi) KRIBOLOGY
Surabaya = PRAMBORS8 (spasi) KRIBOLOGY

Kirimnya kemana? ke 9333. kuis ini bakal dimulai tanggal 22 Agustus 2006.

Sunday, August 13, 2006

mendadak dangdut




Petris (Titi Kamal) adalah vokalis wanita beraliran alternative rock yang baru naik daun. Sudah dua tangga lagunya menduduki top ten pop chart Indonesia dalam waktu berdekatan. Sayangnya, Petris adalah seorang gadis yang egois, pemarah, yang selalu memandang remeh segala sesuatu. Satu-satunya orang yang dapat mengerti Petris adalah Yulia (Kinaryosih), kakak perempuan Petris yang juga merangkap sebagai managernya.

Suatu hari, Petris dan kakaknya secara tidak sengaja terlibat masalah serius yang menyebabkan mereka harus melarikan diri dari kehidupan mereka sebelumnya untuk sementara waktu.

Dalam pelariannya, mereka kemudian bersembunyi di sebuah acara rakyat yang sedang menanggap group organ dangdut keliling “Senandung Citayam”. Di bawah panggung, tempat mereka bersembunyi, mereka sempat mendengar pertengkaran seru antara pemimpin group “Senandung Citayam”, Rizal (Dwi Sasono) dan penyanyi dangdut andalannya, Fetty Manis Madu. Pertengkaran mereka mengakibatkan Fetty akhirnya keluar meninggalkan grup organ tunggal itu.

Melihat situasi tersebut, Petris yang masih dalam keadaan panik kemudian langsung menawarkan diri untuk menggantikan Fetty bernyanyi dangdut di atas panggung. Rizal yang tidak punya pilihan lain akhirnya mengiyakan tawaran tersebut dan menyuruh Petris untuk langsung naik ke panggung, bernyanyi dan bergoyang untuk menenangkan penonton yang sudah resah menunggu. Secepat kilat Petris pun mengganti bajunya dan mempertebal make-up-nya layaknya penyanyi dangdut keliling, dan kemudian mendapatkan nama panggung dari Rizal sebagai Iis Maduma.

Dari sinilah dimulainya perjalanan Petris, alias Iis Maduma, yang dalam persembunyiannya harus ikut berkeliling dari satu kampung ke kampung lain, sambil merasakan betapa sulitnya bekerja keras, memulai sesuatu dari nol. Banyak hal-hal yang tidak pernah ia hadapi sebelumnya terjadi di sini. Sedikit demi sedikit, mau tidak mau, ia mulai belajar memahami dunia barunya. Semua hal baru yang berharga, yang baru akan dirasakan oleh Petris, hanya ketika dia bersedia berubah untuk menjadi .. mendadak dangdut.

Hambatan Untuk Menjadi Kreatif


Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman?
Siapa bilang kreativitias hanya milik orang muda?
Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?
Menurut Carol K Bowman (Creativity in Business), setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif. Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal?
Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, 7 diantaranya dapat Anda simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya kreativitas Anda.
Hambatan 1: Rasa Takut
"Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini dengan lebih cepat?" "Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah, saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan yang diperintahkan." Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berpikir kreatif. Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam pemilihan sebagai senator dan juga presiden? Tahukah Anda bahwa Spence Silver (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan `post-it' notes?
Hambatan 2: Rasa Puas
"Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah nyaman." "Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?" Ternyata bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan. Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru. Apple Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas
oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.
Hambatan 3: Rutinitas Tinggi
"Coba-coba yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak ada habis-habisnya." Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan waktu khusus untuk mengisi `kehausan' Anda akan kreativitas, misalnya baca buku tiap minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda adaptasi, atau perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti perkumpulan-perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses). Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk ke lingkungan pergaulan para petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?
Hambatan 4: Kemalasan Mental
"Untuk mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah. Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang belajar." "Memikirkan cara lain? Wah, sekarang saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan cara baru bukan tugas saya, biarlah atasan saya saja yang memikirkannya."Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berpikir kreatif. Tidak heran jika orang yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang tidak malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru, ataupun mencoba yang baru. Tahukah Anda bahwa Thomas Alva Edison tidak berhenti berusaha untuk memikirkan cara yang lebih baik dari eksperimen sebelumnya sampai puluhan kali sebelum akhirnya ia menemukan lampu pijar? Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperimen berikutnya?
Hambatan 5: Birokrasi
"Saya bosan menyampaikan ide lagi. Ide saya yang enam bulan lalu saya sampaikan, belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?" Seringkali karyawan atau pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak ditanggapi. Hal ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan keputusan yang lama, atau karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku. Kondisi seperti ini sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide dan usulan perbaikan. Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi, sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang. Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen, banyak organisasi dunia yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnis yang lebih kecil untuk memperpendek birokrasi agar bisa lebih gesit dalam berkreasi menampilkan ide-ide segar bagi para pelanggan ataupun dalam kecepatan mendapatkan solusi.
Hambatan 6: Terpaku pada masalah
Masalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebihefektif. Tahukah Anda bahwa Colonel Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep ayam goreng tepungnya? Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia memanfaatkan kreativitasnya sampai akhirnya ia mendapat ide untuk menggunakan sendiri resep tersebut dengan mendirikan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung. Idenya ini terbukti manjur membukukan suksesnya sebagai salah satu pebisnis waralaba terbesar di dunia.
Hambatan 7: "Stereotyping"
Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat menganggap bahwa sudah sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah saja, tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk
melayani keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien menerima saja semua pandangan umum yang berlaku di masyarakat saat itu? Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang diperkaya oleh keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan layanan dokter wanita, menikmati kreasi arsitek dan seniman wanita, mendapatkan hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat wanita sebagai duta Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden direktur, bahkan presiden (pimpinan negara) wanita.
Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya. Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka. Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?
Selamat mencoba !!

Tuesday, July 25, 2006

Prambors : "Brani Ngomong, Brani Buktiin"

Cegah HIV/AIDS, Prambors Luncurkan Talk Show
Radio Prambors bekerja sama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) meluncurkan acara talk show baru, "Brani Ngomong, Brani Buktiin", untuk mencegah penyebaran virus HIV/AIDS, Rabu, (19/7). Acara yang disponsori oleh pasta gigi CloseUp ini membidik para remaja Indonesia. Kelompok umur 20 tahun hingga 29 tahun, menurut data dari Departemen Kesehatan, adalah kelompok yang paling rawan terkena virus HIV. Data terakhir menunjukkan 2.877 orang di kelompok usia ini menderita penyakit AIDS.
Angka penular HIV/AIDS tertinggi di Indonesia adalah melalui penggunaan jarum suntik secara bergiliran. Tentang hal ini, Chief Executive Officer dari YCAB, Veronica Colondam, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, penyalahgunaan narkoba berawal dari rasa keingintahuan.
"Mereka tidak berpikir secara matang mengenai dampak negatif perbuatan tersebut. Contohnya, adanya tekanan dari kelompok kepada anggotanya untuk mencoba narkoba dengan ancaman ’tidak gaul’ kalau tidak ikut mencoba," katanya.
Talk show ini ditayangkan secara on-air di Radio Prambors setiap hari Rabu pukul 17.00 - 18.00 dengan Sessa dan Darto, penyiar Prambors, sebagai host-nya. Acara ini disiarkan di delapan kota besar melalui jaringan Radio Prambors yang kini mencakup Bandung, Jakarta, Makassar, Medan, Semarang, Solo, Surabaya dan Yogyakarta.
Program ini diramaikan oleh bintang tamu para selebritis muda, yang akan membeberkan rahasia keberhasilan mereka meraih kesuksesan hidup tanpa narkoba dan bebas dari HIV/AIDS. Episode pertamanya dimeriahkan oleh Titi Kamal dan Christian Sugiono. Untuk episode kedua, Rabu (26/7), Igor dari band Saykoji akan hadir untuk acara ini.
Dengan 14 episode yang akan berakhir pada minggu keempat November 2006, menjelang Hari AIDS Internasional, 1 Desember 2006, diharapkan acara ini dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan akan bahaya penyalahgunaan narkoba dan hubungannya dengan virus HIV/AIDS di kalangan remaja.
Selain ditayangkan secara on-air, program ini juga ditayangkan secara off-air di Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Jakarta, dimeriahkan dengan live performance band-band anak muda dan talk show interaktif dengan para pakar.
Mengingat pendidikan dan pengawasan bermula dari lingkungan keluarga, generasi yang lebih tua juga dapat ikut berpartisipasi. Program ini disiarkan juga di 6 kota jaringan Delta Radio, yaitu Bandung, Jakarta, Makassar, Manado, Medan, dan Surabaya.
untuk kawula muda di bandung, dengerin di Prambors 98.4 FM Bandung.

Monday, July 24, 2006

written by an African kid..

This poem was nominated poem of 2005 for the best
poem, written by an African kid..

When I born, I Black,

When I grow up, I Black,

When I go in Sun, I Black,

When I scared, I Black,

When I sick, I Black,

And when I die, I still black..

And you White fella,

When you born, you Pink,

When you grow up, you White,

When you go in Sun, you Red,

When you cold, you Blue,

When you scared, you Yellow,

When you sick, you Green,

And when you die, you Gray..

And you calling me Colored ??



Aly El Sahly

Wednesday, July 19, 2006

Sedikit kesan dari Olimpiade Fisika Dunia 37 Singapore

Sedikit cerita yang berkesan dari hasil IPHO 2006

Waktu upacara pembagian medali, Dutabesar kita duduk disamping para dutabesar dari berbagai negara seperti filipina, thailand, dsb. Waktu honorable mention disebutkan, ternyata tidak ada siswa Indonesia. Dubes-dubes bertanya pada dubes kita (kalau diterjemahkan) "kok nggak ada siswa Indonesia". Dubes kita tersenyum saja. Kemudian setelah itu dipanggil satu persatu peraih medali perunggu. Ada yang maju dari filipina, thailand, kazakhtan dsb. Lagi-lagi dubes negara sahabat bertanya "kok nggak ada siswa Indonesia?" Kembali dubes kita tersenyum. Dubes kita menyalami dubes yang siswanya dapat medali perunggu. Kemudian ketika medali perak disebut, muncul seorang anak kecil (masih SMP) dengan peci dengan mengibarkan bendera kecil, dan namanya diumumkan Muhammad Firmansyah Kasim...dari Indonesia... Saat itu dubes negara sahabat kelihatan bingung, mungkin mereka berpikir "nggak salah nih...". Ketika mereka sadar, mereka langsung mengucapkan selamat pada dubes kita. Tidak lama kemudian dipanggil mereka yang dapat medali emas. Saat itu dubes negara sahabat kaget luar biasa, 4 anak Indonesia maju ke panggung berpeci hitam dengan jas hitam, gagah sekali. Satu persatu maju sambil mengibar-ngibarkan bendera merah putih . Mengesankan dan mengharukan. Semua dubes langsung mengucapkan selamat pada dubes kita sambil berkata bahwa Indonesia hebat.
Tidak stop sampai disitu. ketika diumumkan "the champion of the International physics olympiade XXXVII is......." "Jonathan Pradhana Mailoa". Semua orang Indonesia bersorak. Bulu kuduk merinding.... Semua orang mulai berdiri, tepuk tangan menggema cukup lama... Standing Ovation....Hampir semua orang Indonesia yang hadir dalam upacara itu tidak kuasa menahan air mata turun. Air mata kebahagiaan, air mata keharuan.... Air mata kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang besar.....Segala rasa capai dan lelah langsung hilang seketika... sangat mengharukan....Praise God...

2. Selesai upacara, semua orang menyalami. Orang Kazakhtan memeluk erat-erat sambil berkata "wonderful job..." Orang Malaysia menyalami berkata "You did a great job..." Orang Taiwan bilang :"Now is your turn..." Orang filipina: amazing..." Orang Israel "excellent work..." Orang Portugal:" portugal is great in soccer but has to learn physics from Indonesia", Orang Nigeria : could you come to Nigeria to train our students too?" Orang Australia : "great...." Orang belanda: "you did it!!!" Orang Rusia mengacungkan kedua jempolnya.. Orang Iran memeluk sambil berkata "great wonderful..." 86 negara mengucapkan selamat... Suasananya sangat mengharukan... saya tidak bisa menceritakan dengan kata-kata...

3. Gaung kemenangan Indonesia menggema cukup keras. Seorang prof dari Belgia mengirim sms seperti berikut: Echo of Indonesian Victory has reached Europe! Congratulations to the champions and their coach for these amazing successes! The future looks bright.... Marc Deschamps.

Ya benar kata Prof. Deschamps, kita punya harapan....

Monday, July 17, 2006

THOM YORKE DI KUPING DENNY SAKRIE (ALBUM REVIEW)

Judul Album : The Eraser
Artis : Thom York
Label : XL/Aksara Record
Tahun : 2006
Produser : Nigel Godrich

Sudah lama saya ingin mendengarkan kapan sih Thom Yorke bikin album solo. Penantian itu sejak album Radiohead "Ok Computer". Rasa penasaran itu karena saya merasakan betapa kuatnya Yorke "mengintimidasi" Radiohead. Penasaran kayak apa sih kalo seorang frontman meracik proyek solo.

Dan ternyata Yorke memang berada di luar kepulauan Radiohead,meskipun ia tetap bermitra dengan Nigel Godrich (produser) dan Graeme Stewart (sound engineer), keduanya juga yang "mendandani" album-album Radiohead.

Electronica itulah genre yang menjadi pijakan album bertajuk "The Eraser" ini.
Seperti yang diduga,album ini pun cenderung personal bahkan mulai mengais di isu politik. Coba simak lirik "Harrowdown Hill" yang mencoba menyingkap kasus bunuh diri Dr David Kelly,orang yang mengungkap rahasia kesalahan Perdana Menteri Inggeris Tony Blair dalam perintah mengirim Inggeris dalam invasi ke Irak mendukung Amerika Serikat.Karena tertekan dan putus asa berat, David Kelly lalu mengambil keputusan untuk bunuh diri di wilayah Harrowdown Hill.

I can't take their pressure

No one cares if you live or die

They Just want me gone

They mant me gone

Melodi dan lirik yang muram, ini pas banget memvisualisasikan gelegak jiwa David Kelly. Bahkan Yorke sangat piawai merekontruksi peristiwa politik ini dalam paduan timbre vokal yang lushy dan musik yang massive. Simak lagi :

So don't ask me

Ask The ministry

Peran Nigel Godrich sebagai produser, arranger bahkan player di semua lagu di album ini,merupakan kontribusi yang bersifat simbiose mutualisme dengan Thom Yorke.Yorke dan Godrich bahkan terlihat bagai Lennon McCartney atau Rogers Hammerstein. Disamping itu yang pantas dicatat adalah permainan piano Jonny Greenwood yang kontekstual dan tekstural. Godrich secara chemistric memang menyediakan ruang yang pas untuk "kemarahan-kemarahan" Thom Yorke. Tak berlebihan mungkin jika saya melihat Thom Yorke sebagai Bob Dylan Millenium.

TRACK LIST

The Eraser

Analyze

The Clock

Black Swan

Skip Divided

Atoms For Peace

And It Rained All Night

Harrowdown Hill

Cymbal Rush


Friday, July 14, 2006

Weezer Bubar!

Weezer bubar! Sang vokalis, Rivers Cuomo, baru-baru ini mengkonfirmasikan akhir dari band ini pada sebuah wawancara dengan MTV. Menurutnya, Weezer mungkin tidak akan pernah membuat album lagi.

Kata Rivers, saat ini Weezer sudah berakhir. Dia juga tidak yakin apakah Weezer akan pernah membuat album lagi. Sebaliknya, Rivers sendiri telah membuat beberapa lagu berjudul Heart Songs dan Our Time Will Come sepanjang tahun ini. Dia memang masih belum tau apa yang akan ia lakukan dengan karya-karyanya itu, karena lagu-lagu tadi tidak cocok untuk Weezer dan dia sendiri tidak ingin bersolo karir. Selain itu, Rivers juga tidak yakin apakah Weezer akan mengeluarkan album Greatest Hits.

Wah, apa yang menjadi penyebab dari keputusan ini? Well, baru-baru ini Rivers telah menikah dan mendapatkan gelar sarjana dari kampusnya. Apa itu yang jadi dasar keputusannya ya? Gak tau juga ya....Yang pasti bubarnya Weezer akan mengecewakan banyak penggemar mereka di seluruh dunia.